...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

Sample Text

Pages

Jumat, 14 November 2014

Emosi


Pada bait - bait aku menjadikan diriku sebagai aku.
Darahku adalah emosi yang bertumpah ruah.
Jiwaku adalah racun pekat yang menjalar.
Dia membara. Berani.

Lebih baik aku malu.
Bila raga terbungkam, jiwa yang terbelenggu.
Lebih baik aku mati.
Bila nafas enggan untuk berkata.

Aku. Adalah tubuh dari seorang yang kejam.
Bukan, bukan untuk menancapkan belati pada tubuhmu.
Tapi untuk mengucap.
Sebuah kata yang memang benar adanya.

Aku.
Bukanlah sebuah kemunafikan.

Indah Hikma
Banyuwangi, 14 November 2014


Suatu Pagi


Ada suatu pagi, dalam waktu yang tak pernah mundur.
Kota berawan, langit membiru.
Menenggelamkan jiwa yang tak pernah bersua.
Ke dalam ruang warna,
Yang kemudian masuk ke dalam cerita.
Sebuah kisah yang tak ada ujungnya.
Pagi, saat insan yang haus membelai buai.
Menatap diri penuh dengan tarian rindu.

Indah Hikma
Malang, 13 November 2014

Minggu, 09 November 2014

Pada Siapa Kau Berbicara

Ketika tak ada lagi orang yang bisa kau ajak berbicara,
pada siapa kau mengadu ?
pada siapa kau mengatakan,
bahwa pagi ini penuh dengan kehiruk pikukan,
bahwa pada suatu siang hujan menerjang deras.

Tak ada yang bisa kau pegang tangannya,
tak ada orang yang membelaimu.
Lalu, pada siapa bibir ini akan mengucap ?
pada siapa mata ini menumpahkan sari - sarinya ?
Dan siapa pula yang mau mendengarkannya ?

Indah Hikma
Malang, 9 November 2014

Jumat, 07 November 2014

Antara Gunung dan Laut


Tak ada yang tahu bila aku mencarimu jauh, jauh dan jauh.
Hanya waktu yang tahu aku sedang berkelana.
Aku memang berseteru dengannya.

Lalu aku pergi ke ujung timur dan ke ujung barat.
Dan aku berlari dari ujung utara ke ujung selatan.
Melewati gunung dan laut.
Menepis ombak dan dingin.
Melawan fajar bahkan senja.

Pada waktu kita bertegur sapa dalam suatu siang yang sepoi - sepoi,
Lalu kita bertemu dalam senja dan sesaat setelah hujan.
apakah kita akan bertemu lagi di pinggiran pantai ini ?
atau dibalik gunung itu ?

Kamu. Aku akan mencarimu,
Melewati gunung dan laut,
Saat fajar hingga senja.
Begitu seterusnya, hingga...kita...bersama...


Indah Hikma
Malang, 7 November 2014